Cara Yang Diterapkan Eden Hazard Bisa Mempengaruhi Cristiano Ronaldo Untuk Menjadi Sarriball Di Juventus

Cara Yang Diterapkan Eden Hazard Bisa Mempengaruhi Cristiano Ronaldo Untuk Menjadi Sarriball Di Juventus

Maurizio Sarri angkat bicara dan mengatakan yang sesungguhnya salah satu kesulitan yang pernah dia hadapi ketika melatih peman top berusia 28 tahun seperti Eden Hazard. Sarri mengaku harus membuat beberapa penyesuaian pada taktik yang sudah ia susun rapih, demi memaksimalkan potensi Hazard dan menutupi kekurangannya pada saat itu.

Waktu Sarri hanya semusim untuk mempunyai kesempatan melatih Hazard, ketika keduanya sama-sama bekerja untuk Chelsea pada tahun 2018/19 lalu. Dan selama masa priode bekerjanya, Sarri masih berusaha beradaptasi dengan sepak bola Inggris. Memiliki pemain seperti Hazard pria berusia 28 tahun dalam timnya jelas menguntungkan.

Namun saat ini, Sarri dan Hazard sama-sama meninggalkan The Blues. Hazard baru saja di ramai di bicarakan angkat kaki ke Real Madrid, Sarri memilih untuk melatih klub Juventus. Keduanya menghadapi tantangan baru, yang jelas berbeda dari klubnya yang dulu yaitu Chelsea.

Sarri tentu harus menghadapi tekanan besar sebagai bos Juventus. Setelah bertahun-tahun menjuarai Serie A, target utama Juve saat ini adalah Liga Champions. Artinya, Sarri harus menemukan cara membentuk tim terkuat di Eropa dan ini bukanlah hal yang mudah, namun Sarri berusaha memaksimalkan semuanya.

Mantan bos Napoli ini selalu dikenal dengan gaya sepak bola Sarriball. Gaya bermain itu melekat pada Sarri karena dia yang menciptakan dan menerapkannya dengan sempurna. Dan bisa jadi gaya Sarriball ini mungkin saja akan diterapkan Sarri sebagai pelatih Juventus yang baru.

Biarpun demikian, Sarri yakin penyesuaian taktik tidak akan semudah itu. Dia juga pun tidak mau memaksakan Sarriball jika pada akhirnya menyulitkan pemain-pemain Juve. Baginya, yang terbaik adalah menyesuaikan dengan skuad dan tidak lupa untuk sama-sama bekerja sama antar tim.

“Anda tidak bisa memulai dengan gaya bermain dan membuang pemain atau mendatangkan pemain baru. Kami harus mengidentifikasi dua atau tiga pemain yang bisa membuat perbedaan,” kata Sarri kepada Metro.

“Langkah ketiga adalah berbicara dengan para pemain, mendengarkan mereka dan melihat gaya bermain apa yang bisa kami terapkan.” Ujarnya.

Menyesuaikan Taktik

Keitka gaya Sarriball tidak bisa di ikuti para pemain Juve maka, Sarri mengambil contoh perubahan taktik ketika saat memiliki dan mengarahkan pemain seperti Hazard. Menurutnya, saat itu Sarriball harus sedikit diubah demi memaksimalkan potensi Hazard dan menemukan keseimbangan tim. Hal tersebut yang akan di contohkan Sarri menurut beberapa laporan tentangnya.

“Dalam beberapa tahun terakhir, saya menggunakan 4-3-3, tetapi 4-3-3 di Chelsea jauh berbeda dengan yang di Napoli,” sambung Sarri.

“Kami harus menyesuaikan diri dengan karakteristik Eden Hazard, sebab dia bisa mengubah permainan, tetapi kehadirannya juga menimbulkan masalah defensif yang harus kami selesaikan,” tutupnya.

Tidak menutup kemungkinan Sarri akan melakukan hal serupa pada Cristiano Ronaldo di Juventus salah satu pemain bintang di klub asal Turin. Dia bakal mencari cara memaksimalkan potensi sang mega bintang tersebut. Kita tunggu saja ya hasilnya apakah akan berhasil atau tidak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *